What’s your answer

Kalau pangeranmu berkata begini, "Ada satu hal yang ingin kubilang. Penting.

Kita
sudah jalan bergandeng selama dua kali dua belas bulan. Tapi aku tetep
ajah ngga mengerti kamu seluruhnya. Kadang bingung apa maumu. Kadang
sengit pada diri sendiri karena ngga bisa membuatmu tersenyum. Kadang
mikir… apa aku sudah berikan yang terbaik buatmu? Kenapa rasanya cape
dan cape, tapi ngga kunjung mengerti apa yang ada di pikirmu?

Jadi…
sekarang aku ingin kamu dengar baik-baik. Jangan lagi berkilah dan buat
aku tambah gundah. Jangan lagi bikin alasan dan mengulur-ulur waktu
yang kita punya. Waktu kita ini makin lama makin menipis. Umur kita
makin lama makin bertambah.

Aku ingin mengerti kamu, tapi sudah lewat sekian lama masih juga ngga bisa. Karenanya aku minta maaf. Aku minta maaf karena ngga bisa membuatmu banyak tersenyum. Aku minta maaf karena belum bisa berikan yang terbaik buatmu.

Dan yang paling penting, aku minta maaf karena aku butuh seumur hidup untuk mengenalmu. Maukah kau berikan seumur hidupmu untukku?
.

Leave a Reply